Blog

Pengaruh apti terhadap manajemen

saat ini diketahui bahwa hampir semua hal berkaitan dengan teknologi , baik itu dalam pekerjaan , hiburan maupun media sosial , sama halnya dalam dunia manajemen , teknologi turut berperan utama , hal ini dikarenakam teknologi sangat membantu dalam segala hal . Dalam manajemen , teknologi dapat ikut  serta mengatur berbagai macam kebutuhan sehari2 kita,dan dapat mempermudah pekerjaan kita , misal dengan aplikasi yang ada semua pekerjaan kita dengan mudah kita selesaikan

Sejarah Uty

Di Yogyakatra banyak sekali ditemukankan perguruan-perguruan tinggi sehingga kota ini mendapat julukan sebagai kota pelajar. Perguruan-perguruan tinggi yang terdapat di kota pelajar ini sangatlah banyak dan bervariatif, ada yang berfokus pada teknologi, ekonomi, dan sebagainya. Salah satunya adalah Universitas Teknologi Yogyakarta.

“UTY” berdiri pada tanggal 23 Oktober 2002 di kota Yogyakarta. Pendirian UTY ditandai dengan turunnya SK penggabungan dari Menteri Pendidikan Nasional RI bernomor 237/D/0/2002 tertanggal 23 Oktober 2002. UTY didirikan oleh para pengurus Yayasan “Dharma Bhakti IPTEK” yang telah terbukti memiliki komitmen tinggi memajukan kehidupan anak bangsa melalui lembaga pendidikan yang di kelola sebelumnya. Tujuan pendirian UTY telah digariskan dalam visi dan misi UTY yakni menjadi universitas unggul di kawasan Asia Tenggara pada abad 21 melalui berbagai rencana yang unggul.

UTY bernaung di bawah Yayasan “Dharma Bhakti IPTEK”. UTY merupakan gabungan dari tiga perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, berikut ini adalah tiga perguruan tinggi pendiri Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY):

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ‘Yogyakarta’ (STIEYO): menjadi Fakultas Ekonomi (FE) sekarang disebut Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi (FITB), Fakultas Psikologi (FPsi), Program Pascasajana (PPs), dan Program Profesi.
Akademi Bahasa Asing ‘Yogyakarta’ (ABAYO): sekarang menjadi Fakultas Sastra dan Budaya (FSB).
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dharma Bangsa : sekarang menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta terletaknya Gedung Rektorat.
Program Diploma 3 Akuntansi atau dahulu Akademi Akuntansi YOGYAKARTA (AA ‘YO’) merupakan awal berdirinya Fakultas Ekonomi UTY bahkan Universitas Teknologi Yogyakarta. Program studi ini sudah berdiri sejak tahun 1981 berdasarkan SK Mendikbud RI Nomor 029/O/1981. Prodi Diploma 3 Akuntansi mengalami perkembangan yang cukup pesat dari tahun ke tahun yang ditandai dengan jumlah penerimaan mahasiswa baru yang terus meningkat. Tahun 1994 AA’Yo’ berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yogyakarta, dan sejak itu Program Studi D-3 Akuntansi menjadi Program salah sat program Studi di STIE ‘Yo’. Sejak tahun 2002, dengan berdirinya Universitas Teknologi Yogyakarta dan STIE Yo menjadi fakultas Ekonomi, PS D-3 Akuntansi juga menjadi bagian dari FE UT, dan sampai sekarangProgramStudi D-3 Akuntansi menjadi bagian dari Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi (F-ITB) UTY.

Penggabungan ini dilakukan karena beberapa alasan, yang salah satunya adalah untuk antisipasi ke depan dalam menghadapi persaingan global. Diharapkan melalui penggabungan ini akan muncul suatu sinergi yang kuat yang berasal dari masing-masing PTS untuk mencapai cita-cita yang dinginkan bersama.

Guna menjaga ikatan emosional antara alumni dan didukung pimpinan UTY maka didirikan suatu wadah atau lembaga yang dapat menampung aspirasi dan menaungi alumni AAA (Akademi Ajun Akuntan), AA “YO” (Akademi Akuntansi Yogyakarta), STIE “YO” (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yogyakarta), ABAYO (Akademi Bahasa Asing Yogyakarta), STMIK Dharma Bangsa dan UTY (Universitas Teknologi Yogyakarta) diberi nama Ikatan Keluarga Alumni UTY (disingkat IKA-UTY). Hal ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Visi, Misi dan Tujuan Universitas Teknologi Yogyakarta yang merangkul semua alumninya untuk membangun sinergi yang lebih baik dimasa yang akan datang.

 

Aplikasi teknologi

Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.

Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat, dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangkut permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional.

bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan, dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat, dan kondisi manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini, diyakini bahwa pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primata lainnya, dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana, dan belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka.